4 Tips Sebelum Membeli Mobil Bekas Brio dengan Tepat

Honda Brio mungkin tidak asing bagi Anda, terlebih jika Anda adalah pecinta otomotif. Desain yang stylish dan irit bahan bakar adalah beberapa contoh dari sekian banyak keunggulan mobil ini. Namun, beberapa orang menganggap harga Honda Brio baru cukup tinggi sehingga memutuskan untuk memilih membeli dalam kondisi bekas.

Tidak salah jika Anda juga ingin membeli mobil bekas Brio. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap mendapatkan performa terbaik meskipun kondisi bekas. Berikut ini adalah poin-poin tersebut.

Tips Membeli Honda Brio Bekas

1. Periksa bunyi mesin

Mesin adalah komponen yang paling penting pada sebuah mobil. Sebagus apapun tampilan interior dan eksteriornya, apabila performa mesin tidak bagus akan sama saja. Salah satu ciri mesin yang masih dalam kondisi baik adalah tidak berbunyi kasar. Selain itu mesin yang baik juga memiliki tanda mudah distarter, tidak bergetar parah, tidak muncul tetesan oli, dan ruang mesin yang masih terawat.

Untuk mengeceknya, Anda bisa menyalakan mesin terlebih dahulu. Kemudian, dengarkan dengan saksama suara mesin yang keluar ketika distarter. Buka bagian kap dan perhatikan mesin saat menyala. Apabila mesin dalam kondisi baik, maka tidak akan ada bunyi yang aneh atau kasar.

2. Memeriksa bagian nat bodi

Setelah memastikan mesin dalam kondisi baik, hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah memeriksa bagian nat bodi. Nat-nat yang masih rapat menandakan bahwa mobil tersebut dirawat dengan baik oleh pemilik mobil. Nat yang masih baik juga menunjukkan bahwa mobil belum pernah diperbaiki atau menabrak sebelumnya.

Ada bagian-bagian yang bisa Anda periksa untuk melihat bagaimana kondisi nat pada mobil. Bagian-bagian tersebut antara lain bagian tulang di bawah kap mesin, nat pada kap mesin, dan bagian engsel pintu. Biasanya Anda akan mudah melihat nat yang sudah pernah diperbaiki karena mayoritas bengkel tidak bisa mengerjakan perbaikan nat dengan sempurna.

3. Memeriksa bagian kaki-kaki

Bagian kaki-kaki cukup penting untuk memastikan kenyamanan berkendara di berbagai jenis jalanan. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memeriksa bagian kaki-kaki. Ada beberapa hal yang bisa Anda perhatikan ketika memeriksa kaki-kaki ini. Apabila muncul bunyi saat berbelok, kaki-kaki terdengar bunyi berdecit, suspensi bocor, dan setir terasa berat, artinya ada masalah pada kaki-kaki.

Untuk mengecek kondisi kaki-kaki memang harus dicoba terlebih dahulu. Cobalah untuk mengendarai di jalanan yang tidak rata untuk mengetahui kondisi pasti dari kaki-kaki tersebut. Rasakan dengan teliti dan detail dan catat masalah-masalah apa saja yang muncul. Jika sekiranya Anda akan keluar uang cukup banyak untuk memperbaikinya, sebaiknya cari alternatif penjual mobil lain.

4. Mengecek kelengkapan mobil

Ketika membeli mobil baru, biasanya pembeli akan diberikan berbagai perlengkapan tambahan seperti kunci roda, buku manual, buku servis, dongkrak, dan sebagainya. Tidak ada salahnya jika Anda menanyakan kelengkapan apa saja yang masih ada ketika hendak membeli mobil bekas tersebut.

Selain kelengkapan tersebut, pastikan juga bahwa mobil tersebut masih dalam kondisi original. Artinya, mobil belum pernah dimodifikasi sebelumnya. Mobil yang standard jauh lebih mudah untuk dilakukan perawatan. Selain itu, mobil yang telah dimodifikasi lebih rawan mengalami masalah ketika digunakan di perjalanan.

Itulah beberapa tips membeli mobil bekas Brio yang bisa Anda lakukan. Untuk memastikan bahwa mobil benar-benar dalam kondisi masih baik, Anda memang harus sedikit tahu tentang otomotif. Kalaupun tidak, setidaknya ajak teman atau saudara yang lebih paham otomotif untuk meminta bantuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *