3 Fakta Menarik Knock Out Girl, Serial Web Indonesia di VIU

Knock Out Girl

Knock Out Girl adalah serial web atau tayangan sinetron dalam jaringan internet yang ditayangkan di VIU. Dengan jumlah 13 episode, serial Viu Originals karya seni anak bangsa ini resmi dirilis pada 12 Desember 2018 silam dan ditayangkan di 15 negara selain Indonesia, seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Hong Kong, India, UAE, Mesir, Bahrain, Qatar, Oman, Kuwait, dan Yordania. Tak hanya itu, tayangan ini juga berhasil menjadi pemenang regional untuk kategori Best Promo or Trailer dari Asian Academy Creative Awards 2019. Apa, ya, yang membuat Knock Out Girl menarik perhatian? Yuk, simak fakta-fakta menarik tentangnya di bawah ini!

Knock Out Girl

Berlatar Belakang Dunia Tinju

Serial web yang dibintangi oleh Pamela Bowie, Donny Damara, dan Giorgino Abraham ini menawarkan jalan cerita yang menarik dan bisa dibilang belum pernah ada di lingkup serial Indonesia selama ini. Soalnya, Knock Out Girl memiliki latar belakang dunia tinju.

Windy (diperankan Pamela Bowie) adalah anak perempuan dari seorang pemilik sasana tinju yang bernama Bardja. Gadis pemalu ini menjalin asmara dengan salah seorang petinju di Macan Arena, sasana tinju milik Bardja, yang ternyata tidak sebaik perkiraannya. Setelah rentetan peristiwa jelek yang membuat Macan Arena nyaris bangkrut, Windy memutuskan untuk menjadi petinju demi menyelamatkan sasana tinju milik sang ayah. Namun, keinginan Windy ditentang habis-habisan oleh sang ayah.

Selain latar belakang yang fresh dalam dunia persinetronan Tanah Air, serial ini tentu juga menyajikan perjuangan para petinju yang gigih berlatih juga sederet adegan tinju yang seru buat disaksikan.

Giorgino Abraham Berperan Jadi Petinju Cadel

Peran Giorgino Abraham dalam Knock Out Girl adalah seorang petinju bernama Rudi Cadel. Sesuai namanya, Rudi punya cara bicara yang cadel atau tidak bisa menyebut huruf [r] dengan sempurna. Ia juga dijauhi oleh banyak orang dalam lingkup tinju lantaran cap seorang petinju yang tidak disiplin, berperilaku buruk, dan tidak profesional yang melekat padanya.

Pertemuannya dengan Windy-lah yang akhirnya mengubah sosok Rudi si petinju yang tidak disiplin, berperilaku buruk, dan tidak profesional. Sebab, Rudi kemudian memutuskan untuk mantap berkarier sebagai petinju.

Memerankan karakter cadel tentu mendatangkan tantangan tersendiri bagi Giorgino Abraham. Sebab, ia harus bisa mengikuti cara pelafalan cadel secara alami. Oleh karena itu, Giorgino mati-matian latihan agar ia bisa ‘menjadi’ Rudi dengan baik.

Tidak ada Stuntman di Knock Out Girl

Dengan komposisi karakter-karakter utama sebagai petinju, kamu mungkin menyangka kalau produksi serial Knock Out Girl didukung oleh sederet stuntman. Namun, ternyata tidak ada stuntman maupun stuntwoman yang ikut serta dalam produksi serial web ini, lho! Artinya, aktor dan aktris utama yang berperan sebagai petinju harus melakukan seluruh adegan tinju seorang diri.

Selain itu, mereka juga melakukan persiapan mendalam dan matang, seperti latihan koreografi untuk menghasilkan adegan pertarungan yang realistis jauh sebelum proses syuting dimulai. Meski seluruh prosesnya berjalan dengan lancar dan aman sampai syuting selesai, rupanya Giorgino sempat alami cedera saat syuting berlangsung.

Untungnya, cedera yang dialami Giorgino bukanlah cedera berat. Sebab cedera yang ada pada telapak tangannya itu akibat dari lemparan properti tong saat ia melakukan adegan kejar-kejaran di hari kedua syuting.

Itu dia 3 fakta menarik dari Knock Out Girl. Meski berlatar belakang kehidupan dan perjuangan petinju, serial ini juga menawarkan drama romansa dan keluarga yang menarik untuk disimak. Tonton Knock Out Girl dengan sub Indo hanya di VIU!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *